Monday, 12 March 2012

4 Renungan

Assalamualaikum w.b.t...

Wasiat dari baginda tercinta Rasulullah SAW:
" Wanita itu perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah"

Kata Hukama' pula:

"Wanita itu tiang negara. Baik mereka baiklah negara, binasa mereka binasalah negara"


Itulah sedikit ungkapan hikmat buat pedoman yg membuktikan kita muslimah bukan sembarangan tetapi muslimah yg penuh dgn peranan agar Islam terus berkembang..di sini disajikan sedikit kudapan buat jiwa "muslimah harapan" utk terus membentuk akhlak muslimah idaman Islam...

KEBAIKAN ITU TERHIMPUN DALAM 4 PERKARA IAITU:

1. PERCAKAPAN
2. DIAM
3. PANDANGAN
4.GERAK GERI

TIAP-TIAP PERCAKAPAN YANG TIDAK DISERTAI DGN MENGINGATI ALLAH ADALAH SIA-SIA

TIAP-TIAP DIAM YANG TIDAK DISERTAI DGN MEMIKIRKAN KEBESARAN ALLAH ITU ADALAH LEKA

TIAP-TIAP PANDANGAN YG TIDAK DISERTAI DGN MENGAMBIL IKTIBAR ADALAH LALAI

TIAP-TIAP GERAK GERI YG TIDAK DISERTAI DGN PERHAMBAAN KPD ALLAH ADALAH TIDAK BERERTI DAN SIA-SIA

MAKA..OLEH ITU MUSLIMAH HARAPAN ISLAM SEKALIAN.. JADIKANLAH SETIAP..:

* PERCAKAPAN ITU SEBAGAI ZIKIR
* DIAM ITU SEBAGAI TAFAKUR
* PANDANGAN ITU SEBAGAI IKTIBAR
* GERAK GERI ITU SEBAGAI TANDA PERHAMBAAN...

Sunday, 11 March 2012

Praktikum oh Praktikum!!!!

Assalamualaikum w.b.t....alhamdulillah assignment dah banyak hantar,memang Allah uji ana dengan masa. Assignment lebih penting ke usrah lebih penting????dalam dilema ana dibuatnya tetapi syukurlah yang ana pilih usrah akhirnya..Terima kasih buat sahabat tersayang kerana dengan kekuatan hatinya turut membuatkan ana turut kuat menjalankan tanggungjawab ana sebagai muslim.Hatinya turut menarik hatiku. Syukur alhamdulillah...Tapi sememangnya ada hikmah disebalik semua ni,Allah ingin memberi pengajaran buat diriku supaya lebih bijak mengurus masa..Muslim yang sejati akan bijak mengurus masanya kerana dia lebih tahu yang mana perlu diutamakan..
Ana agak rungsing kebelakangan ni kerana ana akan hadapi praktikum yang pertama. Kenapa ana nak rungsing kan???kawan-kawan juga merupakan salah satu bentuk ujian.Terdapat segelintir daripada mereka menakut-nakutkan ana..Antara ayat mereka "Ko dapat pensyarah tu?katanya..."Aku dengar,pensyarah tu cerewet,ini salah itu salah,ini tak boleh, itu tak boleh, habisla ko"...Sedikit pun ana tak rasa marah, walaupun ana tau ana perlu bijak tangani masalah ni...Dan jawapan daripada ana buat sahabat tersebut ialah "Tak pe la, aku manusia dia juga manusia,aku hanya takut pada yang satu...Mungkin,ana boleh belajar banyak dari dia..InsyaAllah...Pengajaran yang ana dapat ialah sentiasa berfikiran positif,tangani masalah dengan bijak..jangan cepat melatah...Allah ada bersama hambaNya...InsyaAllah, ana akan buat yang terbaik dan yang paling utama anak-anak murid ana dapat ilmu yang ana sampaikan..InsyaAllah...

kata-kata ini ana nak kirimkan buat teman yang tersayang

Percaya diri ini, Allah akan tetap bersama kita,denganNya dia terpaut dan denganNya jua kita kembali...InsyaAllah,amanah yang diberi akan diikat dengan janji..

Thursday, 1 March 2012

PeRmAiNaN TrAdIsIoNal (UKHUWAH)

Assalamualaikum w.b.t


Saya ingin sekali berkongsi cerita berkenaan ukhuwah...Semalam, saya dan semua pelajar yang mengambil subjek PJM 3102 menjalankan tugasan Permainan Tradisional. Alhamdulillah, kami selesai menjalankan amanah yang diberi bukan sekadar untuk mendapat markah tetapi turut menjalankan ibadah kerana Allah... 


Tugasan ini banyak memberi kami erti sebenar kerjasama, tolong menolong antara satu sama lain, bersifat toleransi dan yang paling penting adalah amanah yang dipertanggungjawabkan.. Sebenarnya aturan Allah itu hebat, melalui tugasan ini Dia inginkan ukhuwah itu terjalin.. Rasa sayang terhadap antara satu sama lain dan merasakan bahawa kita tidak akan mampu berdiri sendiri tanpa orang lain yang turut sama membantu kita. Mungkin sebelum ini, kami tidak mengenali 'junior' kami tapi kini walaupun tidak tahu semuanya tapi sekurang-kurangnya mampu mengukir senyuman apabila 'senior' dan 'junior' bertemu. Syukur kerana Allah S.W.T melancarkan majlis tersebut dan semoga Allah memberkati majlis tersebut. 


Nikmat paling manis apabila Allah mentarbiyyah kita dengan pelbagai ujian,
Namun tautan UKHUWAH mampu berhadapan dengan sejuta kesulitan, yang memberi suntikan semangat perjuangan, alirkan halawatul ukhuwah, kesungguhan dalam berjuang melalui tautan hati....Wassalam..


Thursday, 16 February 2012

BFF

Assalamulaikum w.b.t

“Maha suci Allah yang menciptakan berpasang-pasangan semuanya, diantara apa-apa yang tumbuhkan bumi dan dari diri mereka sendiri dan dari apa-apa yang tidak mereka ketahui.” (Ya Sin : 36)

KAWAN sejati ialah orang yang mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya iaitu baik atau burukmu.

HATI yang terluka umpama besi bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.

ORANG-ORANG yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

SAHABAT yang setia bagai pewangi yang mengharumkan.
SAHABAT sejati menjadi pendorong impian.
SAHABAT berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.

KASIHKAN manusia lepaskan dia kepada pilihan dan keputusannya kerana disitu tanda kita gembira melihat insan yang kita sayangi beroleh kebahagiaan

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."

(Al Baqarah:216)


KEMAAFAN mungkin amat berat untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita.  Jangan sekali Kemaafan yang diminta hanya sekadar melepaskan batuk ditangga.
Tetapi hanya dengan memberi kemaafan sahajalah kita akan dapat mengubati hati yang telah terluka.  Kemaafan yang di beri secara ikhlas umpama pisau bedah yang boleh membuang segala parut luka emosi.

“Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah lagi Maha Pema’af lagi Maha Kuasa”.    (An Nisaa’ : 149)

Kita hanya boleh membentuk diri kita sebagai insan yang berfungsi sepenuhnya, Ini tidak bermakna kita tidak mengalami cacat cela.
Kerana manusia itu dibekalkan dengan naluri dan sifat ghaflah serta nasigan iaitu lupa dan lalai"
  
“Dan barang siapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia mohon ampun kepada Allah, nescaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.  (An Nisaa’ : 110)


Thursday, 9 February 2012

BALASAN SURGA BAGI PARA WANITA

Assalamualaikum...

Keadaan wanita di dunia ini tidaklah lebih dari:

Mereka meninggal sebelum sempat menikah.
Mereka meninggal setelah diceraikan suaminya, dan belum sempat menikah
dengan yang lain.
Mereka telah menikah, akan tetapi suaminya tidak bersamanya di surga, semoga
Allah SWT melindungi kita dari hal ini.
Mereka meninggal setelah suaminya meninggal.
Suaminya meninggal dan mereka tetap tidak bersuami baru hingga meninggalnya.
Suaminya meninggal kmudian merekapun dinikahi oleh laki-laki lain. Keadaan
di atas masing-masing kelak akan mempunyai balasan tersendiri saat mereka di
surga sebagai berikut:

Wanita yang meninggal sebelum sempat menikah, maka Allah SWT akan menikahkan
mereka di surga dengan seorang laki-laki dari penduduk dunia, ini
berdasarkan sabda Rasulullah saw.:

"Di surga tidaklah ada orang yang membujang (tidak memiliki pasangan."(Hr.
Muslim).

Syeikh Ibn 'Utsaimin berkata: "Apabila seseorang belum menikah, yaitu
seorang wanita di dunia ini, maka sesungguhnya Allah SWT akan menikahkan
dengan laki-laki yang ia sukai di surga. Karena kenikmatan surga tidaklah
hanya khusus untuk laki-laki saja, akan tetapi semuanya adalah juga untuk
laki-laki dan wanita termasuk bentuk kenikmatan (surga) adalah
perkawinan."(Al-Majmu' al-Tsamin, 1/175).

Dan juga seperti mereka yang meninggal setelah diceraikan, wanita yang
suaminya tidak masuk surga. Syeikh Ibn 'Utsaimin berkata: "Seorang apabila
termasuk ahli surga dan belum menikah atau suaminya tidak termasuk ahli
surga, maka sesungguhnya bila ia masuk surga, di sana akan ada laki-laki
ahli surga yang akan memperisterinya." (Al-Majmu' al-Tsamin, 1/173)
Maksudnya akan menikah dengan salah seorang dari mereka.

Wanita yang meninggal setelah sempat menikah, maka saat di surga ia untuk
suaminya yang dahulu.

Wanita yang suaminya meninggal kemudian tetap tidak menikah setelah kematian
suaminya hingga ia pun meninggal, maka ia akan tetap menjadi isterinya di
surga.

Wanita yang suaminya meninggal dan kemudian menikah dengan laki-laki lain,
maka ia untuk suami yang paling terakhir, walaupun sempat menikah
berkali-kali, berdasarkan sabda Rasulullah saw.:

"Wanita adalah untuk suami terakhirnya."(Silsilah al-Ahadits al-Shahihah li
al-Albani, 1281).

Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah ra. kepada isterinya: "Jika kamu tetap
ingin menjadi isteriku di surga, maka janganlah menikah dengan siapapun
sepeninggalku. Sesungguhnya wanita saat di surga adalah untuk suami
terakhirnya di duania karena itulah Allah SWT pun mengharamkan isteri-isteri
Nabi untuk dinikahi oleh orang lain sepeninggalnya, karena mereka itu kelak
akan menjadi isteri-isterinya di surga." (Silsilah al-Ahadits al-Shahihah li
al-Albani, 1281).

Petanyaan: Bila ada yang berkata: "Sesungguhnya tersebut dalam do'a jenazah
kita membaca:

"Dan gantikanlah (untuknya) suami yang lebih baik dari suaminya (yang
terdahulu)."(Hr. Muslim).

Maka jika ia telah bersuami, bagaimana kita mendo'akan untuknya dengan do'a
seperti itu dan kita mengetahui bahwa suami di dunia akan menjadi suami di
surga, akan tetapi bila ia belum mempunyai suami dimanakah suaminya ?

Jawaban: Adalah seperti yang disebutkan oleh Syeikh Ibn 'Utsaimin yaitu:
"Jika dia belum menikah, maka yang dimaksud adalah suami yang lebih baik
dari suami yang ditakdirkan untuknya jika dia tetap hidup. Adapun jiaka dia
sudah menikah, maka yang dimaksud dengan suami yang lebih baik adalah yang
lebih baik sifat-sifatnya di dunia, karena yang disebut dengan menggantikan
adalah bisa dengan menggantikan orangnya seperti bila kita menukar kambing
dengan unta, atau bisa dengan mengganti sifat-sifatnya seperti bilamana kita
berkata: semoga Allah menggantikan kekufuran orang itu dengan keimanan, atau
seperti pada firman Allah SWT:

(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian
pula) langit,. (QS. Ibrahim:48). Dimana buminya adalah tetap bumi ini akan
tetapi diratakan dan langitnya adalah tetap langit ini akan tetapi
terbelah." (Al-Bab al-Maftuh, 3/23-24).

Friday, 3 February 2012

Allah Maha Agung

Alhamdulillah, bersyukur kita ke hadrat Allah S.W.T kerana pada hari ni Dia masih memberi kita ruang dan peluang untuk menghirup udara yag segar milikNya ini. Pada petang ini, saya ingin berkongsi dengan teman-teman yang saya sayang hanya kerana Allah S.W.T mengenai Allah adalah sebaik-baik perancang. 

Dalam hidup ini tidak semuanya indah, langit tidak selalunya cerah dan bukan semua yang kita mahukan akan kita perolehi. Kadang-kadang kita mengeluh dan kita akan berkata "Kenapa la nasib aku macam ni?", "Kenapa aku kena hadapi semua ni?" tetapi kita lupa bahawa di atas semua yang berlaku terhadap diri kita pasti ada hikmahnya. 

Kadang kala kita merancang sesuatu dengan penuh teliti, penuh berhati-hati. Dan saat itu, kita merasakan apa yang kita rancang pasti kita akan berjaya. Namun, hampir sahaja ianya menampakkan hasil,kita gagal. Di situ kita lupa, sehebat manapun kita merancang tetapi jika Allah tidak mengizinkannya ia pasti tidak berjaya. Kita haruslah sedar, Allah adalah sebaik-baik perancang. Dan hanya Allah yang bisa memandu hati-hati hambaNya ke arah jalan yang terbaik buat hambaNya. Kita juga jangan mudah berputus asa, jika kita temui kegagalan, kita tempuhi agar kita mencapai kejayaan. Orang yang berusaha, pasti akan mendapat hasilnya. 

Percayalah, Allah tidak menguji seseorang melebihi dari kemampuan hambaNya. Dan setiap perkara yang datang itu adalah dari Allah yang ditetapkan olehNya demi kebaikan hambaNya. Semoga kita sentiasa menerima setiap dari ketentuan Allah itu dengan redha.

Yang dipuji dan dikeji

Mengapakah,
Percaturan hidup ini tidak adil?
Yang cantik dipuji,
Yang hodoh dikeji,
Bukan kita yang meminta,
Ia takdir pencipta,


Cuma satu yang dipinta,
Yang dipuji usah meninggi diri,
Ingat satu masa,
Semuanya akan hilang,
Yang cantik tetap akan hodoh,
Semuanya hanya sementara,
Pinjaman Yang Maha Esa.


Yang dikeji usah menyembunyi,
Apa perlu dipeduli,
Kau penentu diri,
Bukan Wajah yang dipuji atau dikeji.


Nantikan tiba hari,
Yang cantik dan yang hodoh,
kan menghadap illahi,
Kalau rumahnya jarang dikunjungi,
kemana hala diri?
Apa nak jadi,
SyurgaNya jangan dimimpi,
Ingatlah wahai teman sejati,
Ganjarannya hanya yang memiliki hati yang suci.